Selasa, 20 Januari 2015

Pasien istimewa

Basic pendidikan saya sebenarnya adalah Sarjana Psikologi. Bisa dibilang saya tersesat di dunia hukum dengan seluk beluk pelanggaran peraturan daerah yang saya tangani saat ini.

Sejujurnya saya seringkali mengindahkan ilmu dan keahlian dasar saya. Sampai ketika seringkali banyak kawan yang minta advise masalah Psikologi, atau ada kasus tertentu baru saya memaksakan diri untuk membuka kembali PPDGJ saya yang sudah sangat usang.

Singkat cerita saya punya pasien. Sebenarnya saya agak antipati dengan pasien ini, namun saya wajib membantunya sembuh. Psikotik akut, begitu Dokter Rahayu SpKj mendiagnosa. cocog dengan analisa saya. Sukses mengobati pasien itu, kami terlena, sampai pada tahun ketiga pasca pengobatan pertama Ia kembali terpapar gangguan yang sama.

Sedih? Iya, saya merasa gagal, namun bagaimana pun ini sudah resiko bahwa seseorang dengan gangguan jiwa bisa saja berpotensi untuk kambuh kembali.

Pasrah saya dengan kondisi itu, pengobatan kembali berjalan. mau tidak mau kitab saya-yang sekarang sudah resmi hilang- harus kembali kubuka. Inilah saat saya bekerja dan berbakti, mengaplikasikan ilmu, ikhlas, tanpa pamrih. Belajar jalan lagi. Semangat untuk kesembuhannya.


Rabu, 01 Januari 2014

melangkah di lembaran baru. semoga semakin baik dari hari ke hari..

Senin, 29 Juli 2013

Macaroni Scotell

Hari Minggu kemarin saya melakukan salah satu hobi saya : memasak. Banyak orang memuji masakan saya, tapi sejauh ini saya belum pernah berhasil membuat kue kering (kukis). Benar saja, saya membuat dua resep hari itu, yang pertama saya membuat kue kering spekuk, dan yang kedua saya membuat resep Macaroni scotel. Sesuai dugaan, resep pertama kurang sukses, mbleber karena terlalu banyak margarin, sedang untuk resep yang kedua sukses sempurna. Maka saya ingin membagi resep Macaroni scotell di blog ini. 

Bahan  :
1 buah bawang bombay
4 siung bawang putih
1 buah kaldu blok
1/2 sdt merica bubuk
1 lembar daun bawang
100 gr macaroni, rebus setengah matang, tiriskan
1 buah wortel, potong kotak
1 buah kentang, potong kotak
100 gr daging ayam cincang
100 gr cornet beef
3 buah telur, kocok lepas
750 ml susu cair
100 gr keju chedar, parut kasar 

pelapis:
2 butir telur, kocok lepas
keju chedar, untuk taburan 

Cara membuat :

tumis bawang putih dan bawang bombay dan daun bawang hingga harum. masukkan ayam cincang dan kornet hingga matang. masukkan sayuran, tambah sedikit air hingga sayur matang. masukkan makaroni yang sudah direbus dan ditiriskan, masukkan garam, gula dan merica. tambahkan susu cair, keju dan telur. masak sampai susu menyusut dan adonan set. 

tunggu sampai uap panas nya hilang. cetak dalam alumunium foil atau wadah anti panas. beri kocokan telur dan taburan keju. 
panggang dalam api sedang sampai berwana kecoklatan, sekitar 20 menit. 

tunggu dingin, siap potong-potong. Selamat menikmati. 

Minggu, 28 Juli 2013

Setelah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Penyidik Pegawai Negeri Sipil pada tahun 2012, Saya dan rekan lainnya telah diambil sumpah dan dilantik sebagai Penyidik Pegawai Negeri Sipil di Kantor Kementrian Hukum dan HAM wilayah Surabaya pada hari Kamis,  tanggal 25 Juli 2013.
Dengan pelantikan ini kami syah untuk melakukan tugas dan kewajiban kami sebagai penyidik dan melakukan penyidikan sesuai dengan Undang-undang yang kami emban.
Semoga semakin baik dan profesional dalam pelaksanaan tugas.

Rabu, 26 Juni 2013

Waspadai kejahatan tersembunyi di dunia maya

Sudah cukup lama saya ga posting disini.
Kali ini saya ingin membahas tentang riset kecil saya, yang saya serius ingin kembangkan.

Ini tentang peluang kejahatan di dunia maya. Kenapa saya mengatakannya sebagai peluang?
Hal ini memang disebabkan karena terselubungnya potensi kejahatan tersebut. 

Berangkat dari pengalaman pribadi Saya. 
Saya aktif di dunia maya, dari facebook, twitter, yahoo messangger, blackberry messangger,  we chat dan beberapa fasilitas chat lainnya. Saya menggunakan fasilitas tersebut mulai tahun 2009. Menyenangkan memang bertemu dengan banyak teman baru, namun tidak dapat dikatakan bahwa semua teman baru itu baik. Tentu saja karena kita tidak mengenalnya secara langsung.

Beberapa hal yang saya pelajari bahwa untuk berteman di dunia maya tidak perlu harus mengenal sungguh-sungguh siapa yang kita hadapi. Kedua kita juga tidak perlu seratus persen percaya, apalagi terlalu antusias dengan pembicaraan dengan mereka. Sebagian pria mengadu nasibnya dengan melakukan pembicaraan-pembicaraan untuk meyakinkan para wanita bahwa mereka bisa menjalin hubungan yang lebih dari sebuah pertemanan. Memasang status menikah ataupun foto keluarga tidak memberikan jaminan bahwa lawan bicara kita menghormati pernikahan atau status kita. Tidak jarang bahwa mereka menawarkan sebuah hubungan tersembunyi dengan maksud-maksud tertentu. 

Tiga tahun beradaptasi dengan riuhnya dunia maya membuat saya memahami karakter orang per orang ketika bertemu pertama kali. Beberapa pria dengan terbuka menawarkan hubungan pertemanan yang lebih pada awal perkenalan. Menurut saya secara psikologis mereka melakukan "trial and erorr" untuk mewujudkan maksud mereka, secara terbuka menawarkan kepada saya yang berstatus Ibu dua anak untuk menjadi pacar mereka. OMG. Tidak jarang pula mereka adalah pria muda dengan usia enam atau tujuh tahun dibawah saya. Menurut saya, pria-pria semacam ini dengan mudah menawarkan hubungan itu supaya dapat menikmati apakah itu kesempatan berkencan, motif ekonomi, motif memeras maupun motif lainnya. 

Sebut saja DD, 25 tahun, seorang pemuda asal Ngawi yang wilayah kerjanya di Gresik dan Jakarta dengan terbuka menawarkan saya untuk berkencan. Sempat saya tanya "Apakah kamu melakukan ini karena profesi?" Ia menjawab singkat bahwa ia sudah pernah melakukannya dengan beberapa wanita. Prostitusi laki-laki kini tidak lagi tersembunyi. Ternyata DD tidak sendirian, bahkan di kota sekecil Gresik pun  beberapa pria menawarkan secara terbuka hal yang sama, menggoda dan mencari kesempatan. Mereka memberikan perhatian dan kasih sayang palsu, mereka juga tidak jarang meminta "uang" dengan alasan kehilangan dompet, belum gajian, sampai biaya membayar kuliah. 


Seorang teman juga pernah sharing masalah serupa kepada saya, bahwa seorang laki-laki muda sedang mendekatinya. Teman yang lain juga curcol habis-habisan tentang pacar di dunia maya yang sering membuatnya tersiksa karena ia tidak bisa menahan untuk tidak melibatkan emosi dan perasaan dalam hubungan yang tidak jelas ini. 

Penekanan saya berhati hatilah dalam memilah teman di jejaring sosial, tidak semua dari mereka memiliki pendapat maupun keinginan yang sama dengan kita. Saya tidak memiliki keinginan untuk keluar dari Jejaring sosial, yang penting berhati hati, waspada dan selalu ingat kemungkinan kemungkinan terburuk. Bersikap tegas juga perlu dilakukan supaya kita tidak dijadikan lahan yang dapat mereka manfaatkan untuk kepentingan mereka. 

Share pendapat dan pemikiran anda kawan. Semoga bermanfaat.




Minggu, 24 Maret 2013

Istiqomah

Hidup itu fase perjuangan. tidak ada yang mengatakan perjuangan itu mudah, yang penting adalah kemauan untuk terus berusaha, mencapai yang diinginkan.

Lalu apa yang membuatnya sulit??

Yang membuat sulit adalah apabila perjuangan itu setengah hati, dan tidak bersungguh-sungguh. Niat yang tidak sungguh-sungguh, semangat yang naik turun dan tidak konsisten itulah yang membuat hati terus bimbang dan semua upaya nampak selalu kembali pada titik nol.

Maka istiqomah lah dalam setiap perbuatan, dalam setiap niat. Karena dengan istiqomah semua perjuangan menjadi mudah, seperti mengikuti alur. Sudah sewajarnya perjuangan itu susah dan lelah. Akan tetapi bila kita berhasil, tujuan pun tercapai.

Rabu, 06 Maret 2013

My days



Ya Allah, Aku berterimakasih untuk semua Rahmat, Kasih, Kesempatan, dan  Tahun-tahun yang indah. 
Genap tiga puluh satu tahun hari ini. 
Aku memohonkan ampun, untuk semua kekhilafan dan kesengajaan berbuat dosa, dan aku mohon kesempatan yang kesekian kali untuk memperbaiki diri. 

Tuubu Ilallah Taubatan Nasukha. 

Tutupilah aib-aib dan kekuranganku, berikanlah jalan mudah untukku, untuk setiap tugas dan fase ku. Mudahkan rizki ku, jadikanlah aku Istri yang baik bagi suamiku dan Ibu yang baik bagi anak-anakku serta Anak yang berbakti kepada kedua orang tuaku. 

Hanya kepadaMu aku memohonkan. Kabulkanlah doa ku.