Hello Ramadhan
Alhamdulillah, masih bertemu bulan mulia penuh ampunan. Bulan Ramadhan, yang selalu ditunggu...
Mugi-mugi istiqomah kebaikannya, dan segala niat baiknya. Aamiin....
Sore ini kita masak apa ya untuk buka puasa..
wondering, asem-asem bandeng, tempe goreng dan sambel kecap enak kali yaaa
trus mau bikin puding nutrijel ahhh....Yippieee.....
Memang Ramadhan selalu istimewa, bahkan hanya sekedar menyiapkan makanan berbuka saja terasa istimewa meskipun masakannya sederhana.
Berkahi kami dengan sayangMu, sehingga selalu bertemu dengan bulan penuh berkah ini Ya Allah...
Selasa, 23 Juni 2015
Jumat, 05 Juni 2015
Kenangan Diklat Pim IV
Gambar di atas, kenang-kenangan benchmarking Diklat Pim IV angkatan 51 tahun 2015 ke Batam dan Singapura. Berkenang sekali pengalaman belajar dengan teman-teman, Semoga persaudaraan ini langgeng.
Kamis, 28 Mei 2015
Diklat lagi....jauh dari rumah lagi
Per 21 April 2015, saya masuk kembali ke Pusat Pendidikan dan Pelatihan. Memang bukan hal baru, sudah seringkali saya harus jauh dari rumah untuk mengikuti diklat.
Kali ini saya harus mengikuti pendidikan dan pelatihan kepemimpinan. Diklat Pim IV, begitu kami lebih mengenalnya. One step further for me.
Tapi, meskipun saya sudah pernah mengalami diklat yang lebih sulit, diklat saat ini sama saja rasanya. rasa rindu rumah, rasa rindu peluk, rasa rindu riuh anak-anak.
Mudah-mudahan kali ini saya masih bisa membawa diri, menjadi peserta yang baik dan menjadi yang terbaik. Mengulang prestasi juara nasional di Pusdiklat Megamendung tiga tahun yang lalu, tapi apapun itu saya tidak membuat target, saya hanya berharap saja, semoga jerih payah dan kesungguhan saya mendapatkan hasil yang terbaik. Aamiin.
Kali ini saya harus mengikuti pendidikan dan pelatihan kepemimpinan. Diklat Pim IV, begitu kami lebih mengenalnya. One step further for me.
Tapi, meskipun saya sudah pernah mengalami diklat yang lebih sulit, diklat saat ini sama saja rasanya. rasa rindu rumah, rasa rindu peluk, rasa rindu riuh anak-anak.
Mudah-mudahan kali ini saya masih bisa membawa diri, menjadi peserta yang baik dan menjadi yang terbaik. Mengulang prestasi juara nasional di Pusdiklat Megamendung tiga tahun yang lalu, tapi apapun itu saya tidak membuat target, saya hanya berharap saja, semoga jerih payah dan kesungguhan saya mendapatkan hasil yang terbaik. Aamiin.
Selasa, 20 Januari 2015
Pasien istimewa
Basic pendidikan saya sebenarnya adalah Sarjana Psikologi. Bisa dibilang saya tersesat di dunia hukum dengan seluk beluk pelanggaran peraturan daerah yang saya tangani saat ini.
Sejujurnya saya seringkali mengindahkan ilmu dan keahlian dasar saya. Sampai ketika seringkali banyak kawan yang minta advise masalah Psikologi, atau ada kasus tertentu baru saya memaksakan diri untuk membuka kembali PPDGJ saya yang sudah sangat usang.
Singkat cerita saya punya pasien. Sebenarnya saya agak antipati dengan pasien ini, namun saya wajib membantunya sembuh. Psikotik akut, begitu Dokter Rahayu SpKj mendiagnosa. cocog dengan analisa saya. Sukses mengobati pasien itu, kami terlena, sampai pada tahun ketiga pasca pengobatan pertama Ia kembali terpapar gangguan yang sama.
Sedih? Iya, saya merasa gagal, namun bagaimana pun ini sudah resiko bahwa seseorang dengan gangguan jiwa bisa saja berpotensi untuk kambuh kembali.
Pasrah saya dengan kondisi itu, pengobatan kembali berjalan. mau tidak mau kitab saya-yang sekarang sudah resmi hilang- harus kembali kubuka. Inilah saat saya bekerja dan berbakti, mengaplikasikan ilmu, ikhlas, tanpa pamrih. Belajar jalan lagi. Semangat untuk kesembuhannya.
Sejujurnya saya seringkali mengindahkan ilmu dan keahlian dasar saya. Sampai ketika seringkali banyak kawan yang minta advise masalah Psikologi, atau ada kasus tertentu baru saya memaksakan diri untuk membuka kembali PPDGJ saya yang sudah sangat usang.
Singkat cerita saya punya pasien. Sebenarnya saya agak antipati dengan pasien ini, namun saya wajib membantunya sembuh. Psikotik akut, begitu Dokter Rahayu SpKj mendiagnosa. cocog dengan analisa saya. Sukses mengobati pasien itu, kami terlena, sampai pada tahun ketiga pasca pengobatan pertama Ia kembali terpapar gangguan yang sama.
Sedih? Iya, saya merasa gagal, namun bagaimana pun ini sudah resiko bahwa seseorang dengan gangguan jiwa bisa saja berpotensi untuk kambuh kembali.
Pasrah saya dengan kondisi itu, pengobatan kembali berjalan. mau tidak mau kitab saya-yang sekarang sudah resmi hilang- harus kembali kubuka. Inilah saat saya bekerja dan berbakti, mengaplikasikan ilmu, ikhlas, tanpa pamrih. Belajar jalan lagi. Semangat untuk kesembuhannya.
Senin, 29 Juli 2013
Macaroni Scotell
Hari Minggu kemarin saya melakukan salah satu hobi saya : memasak. Banyak orang memuji masakan saya, tapi sejauh ini saya belum pernah berhasil membuat kue kering (kukis). Benar saja, saya membuat dua resep hari itu, yang pertama saya membuat kue kering spekuk, dan yang kedua saya membuat resep Macaroni scotel. Sesuai dugaan, resep pertama kurang sukses, mbleber karena terlalu banyak margarin, sedang untuk resep yang kedua sukses sempurna. Maka saya ingin membagi resep Macaroni scotell di blog ini.
Bahan :
1 buah bawang bombay
4 siung bawang putih
1 buah kaldu blok
1/2 sdt merica bubuk
1 lembar daun bawang
100 gr macaroni, rebus setengah matang, tiriskan
1 buah wortel, potong kotak
1 buah kentang, potong kotak
100 gr daging ayam cincang
100 gr cornet beef
3 buah telur, kocok lepas
750 ml susu cair
100 gr keju chedar, parut kasar
pelapis:
2 butir telur, kocok lepas
keju chedar, untuk taburan
Cara membuat :
tumis bawang putih dan bawang bombay dan daun bawang hingga harum. masukkan ayam cincang dan kornet hingga matang. masukkan sayuran, tambah sedikit air hingga sayur matang. masukkan makaroni yang sudah direbus dan ditiriskan, masukkan garam, gula dan merica. tambahkan susu cair, keju dan telur. masak sampai susu menyusut dan adonan set.
tunggu sampai uap panas nya hilang. cetak dalam alumunium foil atau wadah anti panas. beri kocokan telur dan taburan keju.
panggang dalam api sedang sampai berwana kecoklatan, sekitar 20 menit.
tunggu dingin, siap potong-potong. Selamat menikmati.
Bahan :
1 buah bawang bombay
4 siung bawang putih
1 buah kaldu blok
1/2 sdt merica bubuk
1 lembar daun bawang
100 gr macaroni, rebus setengah matang, tiriskan
1 buah wortel, potong kotak
1 buah kentang, potong kotak
100 gr daging ayam cincang
100 gr cornet beef
3 buah telur, kocok lepas
750 ml susu cair
100 gr keju chedar, parut kasar
pelapis:
2 butir telur, kocok lepas
keju chedar, untuk taburan
Cara membuat :
tumis bawang putih dan bawang bombay dan daun bawang hingga harum. masukkan ayam cincang dan kornet hingga matang. masukkan sayuran, tambah sedikit air hingga sayur matang. masukkan makaroni yang sudah direbus dan ditiriskan, masukkan garam, gula dan merica. tambahkan susu cair, keju dan telur. masak sampai susu menyusut dan adonan set.
tunggu sampai uap panas nya hilang. cetak dalam alumunium foil atau wadah anti panas. beri kocokan telur dan taburan keju.
panggang dalam api sedang sampai berwana kecoklatan, sekitar 20 menit.
tunggu dingin, siap potong-potong. Selamat menikmati.
Minggu, 28 Juli 2013
Setelah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Penyidik Pegawai Negeri Sipil pada tahun 2012, Saya dan rekan lainnya telah diambil sumpah dan dilantik sebagai Penyidik Pegawai Negeri Sipil di Kantor Kementrian Hukum dan HAM wilayah Surabaya pada hari Kamis, tanggal 25 Juli 2013.
Dengan pelantikan ini kami syah untuk melakukan tugas dan kewajiban kami sebagai penyidik dan melakukan penyidikan sesuai dengan Undang-undang yang kami emban.
Semoga semakin baik dan profesional dalam pelaksanaan tugas.
Dengan pelantikan ini kami syah untuk melakukan tugas dan kewajiban kami sebagai penyidik dan melakukan penyidikan sesuai dengan Undang-undang yang kami emban.
Semoga semakin baik dan profesional dalam pelaksanaan tugas.
Langganan:
Postingan (Atom)





